Transformasi olahraga mahasiswa di Sumatera Utara semakin nyata dengan masuknya E-Sport sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan secara resmi di tingkat provinsi. Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI Langkat) mengambil inisiatif proaktif dalam mengadopsi perkembangan ini, menjadikan E-Sport sebagai bagian dari agenda persiapan mereka menuju Pomprov Sumut. Langkah ini menunjukkan kesadaran BAPOMI Langkat akan dinamika minat mahasiswa dan potensi besar E-Sport sebagai sumber medali baru di ajang kompetisi.
Keputusan untuk mulai mempertandingkan E-Sport di tingkat BAPOMI Langkat didorong oleh dua faktor utama: popularitas yang masif di kalangan mahasiswa dan pengakuan resmi E-Sport sebagai olahraga prestasi oleh pemerintah. Dengan mengintegrasikan E-Sport ke dalam program Pomprov Sumut, BAPOMI Langkat tidak hanya menarik minat lebih banyak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, tetapi juga membuka peluang baru bagi atlet yang memiliki bakat di bidang gaming kompetitif. Pembinaan E-Sport ini difokuskan pada kedisiplinan, analisis strategi, dan kerja sama tim, sama pentingnya dengan cabang olahraga tradisional.
BAPOMI Langkat telah membentuk tim khusus untuk mengelola pembinaan dan kompetisi E-Sport. Proses seleksi atlet E-Sport dilakukan melalui turnamen internal antar-kampus, memastikan bahwa hanya pemain terbaik yang mewakili Langkat di Pomprov Sumut. Program pelatihan mencakup sesi analisis gameplay, scrimmage reguler, dan bahkan aspek fisik untuk menjaga kesehatan mata dan postur tubuh para atlet E-Sport. Langkah ini menunjukkan keseriusan BAPOMI Langkat dalam memperlakukan E-Sport selayaknya cabang olahraga prestasi lainnya.
Integrasi E-Sport ke dalam Pomprov Sumut oleh BAPOMI Langkat juga diharapkan dapat menarik Dukungan Swasta dan sponsor dari industri teknologi dan gaming. Sektor ini memiliki potensi pendanaan yang besar, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan Fasilitas Olahraga dan program beasiswa bagi atlet E-Sport maupun atlet konvensional. Keberhasilan BAPOMI Langkat dalam memimpin inisiatif E-Sport ini dipandang sebagai model percontohan bagi kabupaten/kota lain di Sumatera Utara.
