Membangun Stamina: Latihan Fisik untuk Atlet Polo Air

Bermain polo air menuntut tingkat kebugaran yang luar biasa, sehingga membangun stamina adalah fondasi utama bagi setiap atlet. Olahraga ini menggabungkan renang, gulat, dan kemampuan melempar dalam lingkungan akuatik yang terus-menerus bergerak, menjadikannya salah satu cabang olahraga paling menguras fisik. Tanpa stamina yang prima, performa atlet akan cepat menurun seiring berjalannya pertandingan.

Latihan renang jarak jauh dan interval adalah inti dari program untuk membangun stamina atlet polo air. Mereka tidak hanya berenang cepat, tetapi juga harus mampu mempertahankan kecepatan dan daya tahan selama beberapa quarter pertandingan. Sesi latihan sering mencakup sprint berulang-ulang di kolam, renang gaya bebas jarak menengah, dan latihan treading water (menginjak air) yang intensif. Contohnya, pada hari Selasa, 22 April 2025, pukul 07.00 WIB, tim polo air Jawa Timur terlihat melakukan drill renang 10 x 50 meter dengan istirahat minimal di Kolam Renang Dispora Surabaya. Ini membantu meningkatkan kapasitas aerobik dan anaerobik mereka.

Selain renang, latihan kekuatan dan daya tahan otot juga sangat penting. Atlet polo air membutuhkan kekuatan inti yang kuat, bahu yang tangguh untuk melempar, serta kekuatan kaki untuk eggbeater kick yang memungkinkan mereka melompat keluar dari air. Latihan beban, plyometrics, dan latihan resistance di dalam air sering menjadi bagian dari rutinitas mereka. Letnan Dua (Letda) Yudha Permana, seorang perwira muda di Korps Marinir TNI AL yang juga merupakan mantan atlet polo air nasional, sering menekankan bahwa “kekuatan di darat akan sangat membantu performa di air. Itu kunci membangun stamina yang utuh.” Beliau berbagi pengalamannya dalam seminar kebugaran yang diadakan di Jakarta pada 14 Februari 2025.

Aspek lain yang tidak boleh diabaikan dalam membangun stamina adalah nutrisi dan hidrasi yang tepat. Atlet harus mengonsumsi diet seimbang yang kaya karbohidrat untuk energi, protein untuk pemulihan otot, dan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sebelum, selama, dan setelah latihan atau pertandingan. Tidur yang cukup juga krusial untuk pemulihan. Pada Kejuaraan Nasional Polo Air U-18 yang digelar di Bandung pada 9 Maret 2025, tim medis selalu mengingatkan atlet untuk minum air yang cukup meskipun mereka berada di dalam air, karena dehidrasi bisa sangat memengaruhi stamina.

Dengan demikian, membangun stamina bagi atlet polo air adalah proses yang menyeluruh, melibatkan latihan renang intensif, penguatan otot, serta manajemen nutrisi dan istirahat yang cermat. Ini adalah investasi yang akan membuahkan hasil berupa performa puncak di setiap pertandingan.

Author: